dotcomwebdesign.com

Home > Forum Rumah Kita > Sekelumit Aspek - Aspek Yang Harus Diperhatikan Dalam Perencanaan Rumah
 
 
 
 
 
 
 

Sekelumit Aspek - Aspek Yang Harus Diperhatikan Dalam Perencanaan Rumah

Memiliki rumah idaman yang indah dan nyaman adalah dambaan setiap orang. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan sebuah rumah. Aspek - aspek yang harus diperhatikan antara lain :

1. Perencanaan Ruang

Tidak ada standar yang baku dalam perencanaan ruang ini. Karena setiap orang mempunyai kebutuhan dan karakteristik aktivitas yang berbeda -    beda. Namun ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi perencanaan ruang.

Aspek internal, aspek ini dipengaruhi oleh latar belakang penghuni, aktivitas penghuni, profesi, tipe keluarga, dll.

Aspek eksternal, aspek ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitar, cuaca, kontur tanah, luas lahan, trend desain, fungsi bangunan, dll.

2. Perencanaan Struktur

Struktur bangunan menjadi aspek yang penting untuk diperhatikan. Hal itu penting karena rumah merupakan tempat berlindung bagi penghuninya. Oleh karena itu rumah dirancang sedemikian rup agar dapat melindungi dari cuaca atau potensi bencana yang lain seperti gempa,angin kencang,dll. Pemasangan komponen struktur harus diperhatikan dengan cermat dan memenuhi kriteria yang telah dibuat oleh pemerintah.

3. Unsur Pencahayaan

Unsur pencahayaan akan sangat berpengaruh pada kesehatan dan kenyamanan penghuni rumah. Seyogyanya semua ruang - ruang didalam rumah mendapat cahaya matahari yang cukup. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi pelembaban yang berlebihan di satu ruangan. Jendela kaca  adalah satu komponen yang banyak digunakan agar cahaya matahari bisa masuk ke dalam rumah. komponen lain yang dapat digunakan agar cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah adalah genteng kaca, bahan polycarbonat, glassblock. Aspek yang harus diperhatikan adalah penempatan komponen - komponen tadi agar ruang - ruang didalam rumah semuanya mendapatkan cahaya yang cukup.

4. Unsur Penghawaan

Unsur penghawaan dalam perencanaan rumah harus diperhatikan dengan seksama. Hal ini dimaksudkan agar sirkulasi udara di dalam rumah dapat berjalan dengan baik. Jika sirkulasi udara di dalam rumah baik,maka penghuni rumah akan merasa nyaman Komponen yang dapat dipakai untuk sirkulasi udara ini antara lain jendela, boven, kaca nako, ataupu rooster yang terbuat dari kayu ataupun beton. Penempatan titik - titik ventilasi berdasarkan kebutuhan dan arah angin yang dominan di daerah setempat. Upayakan agar sirkulasi mengarah ke tempat - tempat yang sering digunakan, hal ini dimaksudkan agar proses penghawaan alami bisa efisien.

5. Penataan Sanitasi

Setiap aktivitas manusia akan menghasilkan limbah berupa sampah baik yang organik maupun yang anorganik. Masalah limbah ini kelihatan sepele, namun jika tidak diperhatikan dengan baik, malah akan membuat kondisi rumah menjadi tidak nyaman. Sanitasi rumah adalah upaya mengatur limbah sebagai produk sampingan dari aktivitas penghuninya. Bentuk sanitasi misalnya adalah septic tank, sumur air bersih, sumur peresapan. Penempatan komponen sanitasi ini harus benar - benar diperhatikan,misalnya jarak sumur kurang lebih 10 meter dari septictank,dsb.

6. Penataan Ruang Terbuka (Taman)

Untuk memenuhi krietria sehat harus ada perbandingan yang proposional antara luas bangunan dengan luas ruang terbuka. Taman yang diisi tanaman akan dapat menghasilkan oksigen dan menyerap karbondioksida, dan berfungsi menyerap polusi udara. Secara singkat taman berfungsi sebagai local climate modifier, terutama bagi rumah yang berada di perkotaan.

Semoga Bermanfaat

by: www.desainrumahkita.com

 

 

*Diolah dari berbagai sumber

 

 
 

Banner Or Other Text

 
 
 
 
 
 

Powered By CMSimple.dk | Email : kensan.prayudha@gmail.com